NOMINASI 16TH PANASONIC GOBEL AWARDS 2013

19. AKTOR
A. DUDE HERLINO
B. MAT SOLAR
C. TEUKU WISNU
D. VINO G BASTIAN
E. CHRISTIAN SUGIONO

20. AKTRIS
A. NIKITA WILLY
B. BUNGA CITRA LESTARI
C. CITRA KIRANA
D. AGNES MONICA
E. ASMIRANDAH

21. BINTANG CILIK
A. NIZAM
B. BAIM
C. AMEL KARLA
D. CINTA KUYA
E. IQBAL (COBOY JUNIOR)

22. PRESENTER KUIS & GAME SHOW
A. RUBEN ONSU
B. HELMI YAHYA
C. SARAH SECHAN
D. CHOKKY SITOHANG
E. INDRA HERLAMBANG

23. PRESENTER INFOTAINMENT
A. INDRA HERLAMBANG
B. RUBEN ONSU
C. IRFAN HAKIM
D. FENITA ARIE
E. ERSA MAYORI

24. PRESENTER MUSIK & VARIETY SHOW
A. OLGA SYAHPUTRA
B. RAFFI ACHMAD
C. GADING MARTEN
D. ANDIKA PRATAMA
E. AYU DEWI

25. PRESENTER BERITA & INFORMASI
A. JEREMY TETI
B. PUTRA NABABAN
C. SENANDUNG NACITA
D. MICHAEL TJANDRA
E. NAJWA SIHAB

26. PRESENTER TALKSHOW BERITA & INFORMASI
A. KARNI ILYAS
B. ANDI F NOYA
C. MARIO TEGUH
D. NAJWA SHIHAB
E. TINA TALISA

27 PRESENTER TALKSHOW HIBURAN
A. TUKUL ARWANA
B. DEDDY CORBUZIER
C. SOIMAH
D. ANDRE TAULANI
E. RAFFI AHMAD

28. PRESENTER TALENT SHOW
A. ANANDA ‘OMESH’
B. DANIEL MANANTA
C. ROBBY PURBA
D. OKY LUKMAN
E. ADI NUGROHO

29. PRESENTER REALITY SHOW
A. VINCENT ROMPIES
B. UYA KUYA
C. OLGA SAHPUTRA
D. IBNU JAMIL
E. MANDALA

30. PRESENTER OLAHRAGA
A. DARIUS SINATHRIYA
B. TERRY PUTRI
C. DONNA AGNESIA
D. VJ VRANDA
E. RICKY JO

31. PRESENTER HOBI & GAYA HIDUP
A. FARAH QUIN
B. BONDAN WINARNO
C. ASRI WELAS
D. DUDIT WIDODO
E. BENU BULOE

32. KOMEDIAN
A. SULE
B. ANDRE TAULANY
C. OLGA SYAHPUTRA
D. AZIS GAGAP
E. PARTO PATRIO

Iklan

SL Simpati Present “Agnes Monica Make It Happen”

AGNES Monica, nama yang sudah tidak asing lagi di blantika musik Tanah Air. Tidak ada yang menyangsikan prestasi gadis multi talenta ini baik sebagai penyanyi, aktris, maupun presenter. Dan untuk merayakan 20 tahun karier Agnes Monica di dunia musik, SCTV menyiarkan “Agnes Monica Make It Happen”agnes

Konser yang disiarkan live dari Djakarta Theater ini juga akan menampilkan special performance pemenang “Dance Like Agnes” sebagai penari tamu pada konser tersebut. Penasaran? saksikan Malam ini pukul 21.00 wib hanya di saluran Satu untuk Semua.

“Kharisma” Ada Aktor Terbaik Asia dalam Sinetron Gentabuana

“Kharisma” Ada Aktor Terbaik Asia dalam Sinetron Gentabuana

kharismaSINETRON produksi Gentabuana Paramita kerap dipandang sebelah mata.

Temanya yang melodrama banget, scoring musik dangdut, bahkan memasukkan klip dangdut di sela adegan layaknya film India, mau tak mau membuat netizen kerap menganggap remeh Gentabuana.

Tentu ada alasan mengapa rumah produksi langganan Indosiar ini setia dengan konsep tersebut. Karena FTV atau sinetron dangdut, penontonnya cukup banyak dan setia.

Dulu, pemain di Gentabuana merupakan artis temuan mereka sendiri. Jarang memakai artis populer. Belakangan nama-nama artis stripping dari production house (PH) lain diboyong ke Gentabuana, seperti Poppy Bunga dan Chacha Frederica.

Dalam sinetron terbaru berjudul Kharisma, Gentabuana bahkan mengajak Donny Damara, peraih aktor utama terbaik di ajang Indonesia Movie Awards 2012, Festival Film Indonesia 2012, dan Asian Film Awards 2012.

Berikut sinopsisnya:

Kharisma (Chacha Frederica) gadis cantik berparas ayu tinggal di sebuah desa bersama ayahnya Pak Hadi yang sudah sepuh dan sakit-sakitan. Pada suatu malam terjadi kebakaran yang melanda desa lain yang disebabkan oleh para penjahat yang sengaja membakar desa itu, di saat itu secara kebetulan Kharisma yang melintasi kampung itu melihat musibah kebakaran itu segera membantu korban kebakaran yang membutuhkan bantuannya.

Di saat yang bersamaan pula muncul Gilang (Revand T. Narya) dan sahabat baiknya Danang, keduanya adalah para pelajar dari anggota kepolisian. Mereka-pun segera ikut membantu para korban kebakaran, di saat itu ada seorang ibu yang menangis panik karena anaknya masih berada di dalam. Tanpa banyak bicara Gilang segera masuk ke dalam rumah itu menyelamatkan sang anak sampai-sampai lengannya terluka.

Gilang berhasil mengeluarkan sang anak dari rumahnya yang terbakar, tapi sang anak dalam keadaan pingsan hingga membuat Kharisma langsung turun tangan untuk membuat sang anak kembali sadarkan diri. Di saat itu Gilang menatap kagum pada sosok Kharisma hingga tanpa sadar keduanya saling bertemu pandang dan saling menatap satu sama lain.

Saat tahu lengan Gilang terluka, Kharisma-pun segera menyobek roknya dan langsung membalutkannya ke luka-luka Gilang hingga membuat keduanya saling ada ikatan ketertarikan satu sama lain. Tapi sayangnya Gilang kehilangan jejak Kharisma yang sudah pergi untuk kembali pulang.

Sejak pertemuan itu, Gilang tidak bisa melupakan bayangan Kharisma. Dia merasa Kharisma adalah bidadari cantik yang sudah mencuri hatinya. Diapun berusaha untuk mencari keberadaan Kharisma, tapi selalu saja gagal.

Pak Suwito (Donny Damara) ayah Gilang adalah seorang pengusaha sukses yang tinggal di rumah megah dan mewah bersama anak perempuannya Nirmala, menantunya Baskoro dan adik perempuannya yang sudah menjadi janda, Ibu Ratih.

Satu hari Pak Suwito keluar dengan membawa tumpukan uang banyak, tapi di saat itu pula ada dua orang pengendara motor yang merampas uangnya. Sita (Rosnita Putri) gadis cantik yang kebetulan melintasi tempat itu segera menolong Pak Suwito hingga dia berhasil menyelamatkan uangnya dan membuat para penjahat itu berhasil ditangkap.

Karena keberanian Sita membuat Pak Suwito kagum dan ingin menjodohkan Sita dengan Gilang. Rupanya Sita adalah adik misan dari Baskoro. Dengan serta merta Baskoro langsung menyetujui perjodohan itu, karena dengan begitu dia bisa dengan mudah menguasai harta keluarga Pak Suwito.

Pak Suwito langsung saja menghubungi Gilang untuk menyampaikan rencana perjodohan itu, tapi karena cuaca buruk yang sedang melanda daerah itu membuat Gilang tidak bisa dengan leluasa menerima dengan jelas suara Papanya, hingga membuatnya mengiyakan saja semua ucapan Pak Suwito. Mendengar jawaban iya dari Gilang membuat Pak Suwito senang bukan kepalang, diapun langsung membuat rencana untuk segera melamar Sita kepada keluarganya.

Di malam yang sama secara kebetulan Gilang bertemu dengan Kharisma dan ayahnya. Saat itu ayah Kharisma sedang dipukuli oleh anak buah Juragan Usep yang memaksa ayah Kharisma untuk menyerahkan putrinya untuk dijadikan istri kelimanya sebagai ganti ayah Kharisma tidak bisa membayar hutangnya. Gilang-pun segera menolong keduanya dari kejahatan Juragan Usep hingga dia dan para anak buahnya-pun berhasil dibekuk.

Gilang membawa Pak Hadi yang sekarat ke rumah sakit, disaat itu Pak Hadi menyampaikan kekhawatirannya untuk meninggalkan Kharisma karena dia merasa ajalnya sudah semakin dekat. Akhirnya Gilang memberanikan diri untuk menjaga dan menyayangi Kharisma dengan meminangnya sebagai istrinya. Akhirnya pernikahan antara Kharisma dan Gilang-pun segera dilangsungkan secara sederhana, dan begitu selesai menikah Pak Hadi menghembuskan nafas terakhirnya.

Di rumah Pak Suwito pertunangan antara Gilang dan Sita dilakukan siap dilakukan, tapi begitu Gilang datang dengan membawa Kharisma semuanya terbelalak kaget dan tidak menyangka kalau keduanya sudah menikah.

Sita yang tidak bisa menerima semua itu akhirnya nekad bunuh diri dengan menyayat nadinya sendiri. Karena kematian Sita membuat kedua orang tua Sita menyimpan bara dendam dan bertekad akan membalaskan kematian putrinya kepada keluarga Suwito.

Pak Suwito meluapkan rasa amarahnya kepada Gilang dan Kharisma. Ia mengancam Gilang segera menceraikan Kharisma kalau masih ingin menjadi ahli warisnya, tapi di saat itu Gilang lebih memilih untuk tetap bersama Kharisma dan pergi dari rumah itu. Karena keputusan Gilang membuat penyakit asma Pak Suwito kambuh hingga membuat Gilang urung untuk pergi.

Kharisma mencoba untuk mengambil hati Pak Suwito, tapi malah hinaan dan cacian yang selalu didapatkan Kharisma. Akhirnya Nirmala menyarankan pada Gilang dan Kharisma untuk pergi sementara waktu sampai keadaan membaik, dia akan mencoba untuk membujuk Pak Suwito agar mau menerima keberadaan Kharisma.

Saran Nirmala diterima dengan baik oleh keduanya, lalu keduanyapun segera bergerak pergi untuk berbulan madu. Tapi sayangnya di tengah jalan, Gilang mengalami rasa sakit di kepalanya hingga membuat konsentrasi menyetirnya menjadi kacau dan di saat yang bersamaan muncul truk besar yang sengaja ingin menabrak mobil Gilang. Gilang membanting stir dan menabrak pohon hingga sepasang suami istripun terbujur kaku.

Gilang meregang nyawa di rumah sakit, sementara Kharisma berhasil diselamatkan. Karena kematian Gilang membuat keberadaan Kharisma dirumah Pak Suwito menjadi semakin terpojok, dia dibenci oleh seluruh keluarga Suwito terkecuali Nirmala. Nirmala tetap berusaha untuk menyayangi Kharisma.

Di satu malam Kharisma diperkosa oleh seseorang yang tidak diketahui siapa pemerkosanya hingga akhirnya dia hamil. Di saat kematian Gilang, muncul Tirta (Jonathan Frizzy) anak dari ibu Ratih yang jatuh hati pada Kharisma. Tapi cinta Tirta ditentang mati-matian oleh Ibu Ratih karena dianggap Kharisma sebagai biang malapetaka keluarga Suwito.

Tirta terus bertahan dengan rasa cintanya pada Kharisma, dia juga membantu Kharisma untuk mengungkap siapa dalang orang yang memperkosa dirinya dan juga orang sudah membunuh Gilang.

Kharisma hadir mulai malam ini, Kamis 13 Desember 2012, dan selanjutnya tayang setiap hari pukul 18.00 WIB di Indosiar.

Source: tabloid bintang

Daftar Pemenang KPI AWARDS 2012

kpi-awards_350_233Pengumuman pemenang telah dilakukan dalam acara malam Anugerah KPI 2012 di Auditorium TVRI yang disiarkan secara langsung ke seluruh penjuru Tanah Air melalui TVRI, Selasa, 11 Desember 2012.

Anugerah KPI 2012 diikuti oleh 197 program acara dari 11 stasiun televisi berjaringan dan lembaga penyiaran (TV dan radio) lokal. Anugerah diberikan bagi 8 kategori Program dan 3 kategori Khusus.

Peraih Anugerah KPI 2012 untuk Kategori Program adalah:

1.Program Anak TV: Program BINTANG LAUT, Stasiun TVRI

2.Program Musik TV: Program HARMONI Episode “Adi Karya Titiek Puspa” Stasiun SCTV

3.Program Sinetron Lepas/FTV: Program SINEMA WAJAH INDONESIA Episode “Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang”, Stasiun SCTV

4.Program Buletin Berita TV: Program SEPUTAR INDONESIA SORE 28 April 2012, Stasiun RCTI

5.Program Dokumenter TV: Program SWARA LIYAN Episode “Cerita Muram dari Balik Tembok”, Stasiun TVRI

6.Program Feature TV: Program SWARA LIYAN Episode “Suara Anak Pesisir”, Stasiun TVRI

7.Program Investigasi TV: Program DELIK Episode “Derita TKI Arab Saudi”, Stasiun RCTI

8.Program Talkshow TV: Program KICK ANDY Episode “Perempuan-Perempuan Perkasa”, Stasiun Metro TV

Peraih Anugerah KPI 2012 untuk Kategori Khusus adalah:

1. Radio Peduli Perbatasan: RRI Entikong (Kalimantan Barat)

2. Televisi Peduli Perbatasan: Belu TV (Nusa Tenggara Timur)

3. Program Ramadhan TV Terbaik: PARA PENCARI TUHAN, Stasiun SCTV

Pada malam Anugerah KPI 2012, KPI memberikan penghargaan khusus Lifetime Achievement kepada Muhammad Jusuf Ronodipuro, seorang broadcaster sekaligus pejuang yang gigih dan berani serta salah seorang yang paling berperan mewartakan kemerdekaan Indonesia kepada seluruh dunia.

10 Sinetron Harian dengan Jumlah Episode Terpendek 2012

pendek_grid_sinet

BERAPA jumlah episode sebuah sinetron stripping?

Tidak ada yang bisa memastikan. Pengelola TV, produser, sutradara, dan penulis skenario tidak bisa menentukan jumlah episode sebuah sinetron harian. Usia sebuah sinetron harian, atau program TV apapun, bergantung pada rating.

Kalau ratingnya tinggi, masa tayangnya pasti lama. Sebaliknya jika rating tidak sesuai harapan pengelola TV, ya siap-siap saja diberhentikan. Karena itu salah kaprah jika ada anggapan bahwa “sinetron Indonesia jumlah episodenya panjang-panjang, beda dengan serial impor yang cuma belasan episode.”

Hampir setiap hadir dalam konferensi pers sinetron, ada wartawan bertanya; “Rencana dibuat berapa episode?” yang akan selalu dijawab oleh produser atau direktur program stasiun TV dengan kalimat “harapan kami episodenya panjang.”

Jika ternyata episodenya rendah, tak jarang produser atau direktur program berkilah: “Jumlah episodenya memang sudah ditentukan
begitu” atau “ceritanya sudah tidak bisa dikembangkan lagi.”

Well, terlepas apapun alasannya, ini 10 sinetron harian dengan jumlah episode terpendek. Kami urutkan dari yang pendek sampai yang terpendek. Tentu saja sinetron yang dari awal setia dengan konsep miniseri, seperti dalam slot New Cookies, tidak masuk daftar.

10. Mencari Jejak Bunda (19 November-7 Desember)
Performa Bukan Salah Takdir (BST) sebagai stripping pagi pertama Indosiar ternyata sukses besar. Share 17-22 selalu dikantongi saat menghuni slot pukul 10.00 WIB. Pertimbangan itu membuat Indosiar mengubah jam tayang BST ke pukul 18.00 WIB mulai episode 51. Penggantinya, masih dipercayakan pada Gentabuana Paramita. Mencari Jejak Bunda (MJB) hadir dengan genre sama: drama berbumbu
eksyen dan scoring dangdut. Minggu pertama MJB performanya menjanjikan. Sempat menembus share 20%. Di minggu kedua, mulai terlihat penurunan. Anjlok di bawah 15%. Tak kunjung membaik, MJB berakhir di minggu ketiga dengan total 15 episode.

9. iSkul Musikal (8-20 April)
Sinetron SinemArt identik dengan pemain terkenal. Namun untuk iSkul Musikal, pemain utamanya didominasi wajah-wajah baru. Hasilnya? Jeblok. Sinetron ini hanya bertahan 13 episode. Sebelum tayang, banyak netizen yang menuduh iSkul menyadur serial Glee (Amerika Serikat) atau Dream High (Korea Selatan). Sama-sama musikal, sih. Tapi cerita iSkul tidak ada menyadur Glee atau Dream High. Yang bikin seru, semua pemain ini menyanyikan lagu sendiri. Suara bagus, aransemen baru pun catchy. Sayangnya persiapan yang cukup matang ini gagal mencuri perhatian penonton. Sempat dimasukkan beberapa artis populer SinemArt sebagai bintang tamu: Asmirandah, Nabila Syakieb, Aura Kasih, Baim Wong, Miller Khan, dan banyak lagi. Tapi tak mampu mendongkrak jumlah penonton sinetron yang tayang di RCTI ini.

8. Aku Suka Dia (16 Mei-4 Juni)
Semester pertama 2012, performa sinetron RCTI kurang cetar. Kalau sebelumnya sinetron produksi SinemArt mendominasi RCTI, bulan Mei 2012 masuk Rapi Films dengan judul Aku Suka Dia. Sinetron bergenre remaja ini dibintangi oleh Stefan William, Rana Audi Marissa, dan Rizky Alatas. Sayang, sinetron ini tak mampu berbuat banyak. RCTI terakhir menayangkan Aku Suka Dia di episode 13, tanpa ending/penyelesaian. Padahal menurut salah satu penulisnya, Aku Suka Dia sudah syuting sampai episode 19, yang merupakan episode pamungkas. Kalau begini, harapan pemirsa bisa menikmati episode terakhirnya adalah jika Aku Suka Dia tayang di stasiun TV Malaysia atau Singapura.

7. Cahaya Gemilang (19-29 Februari)
Setelah meraih SCTV Awards 2011 sebagai Aktris Paling Ngetop, wajah Yuki Kato tak pernah absen dari layar SCTV. Setelah Gol-Gol Fatimah dan Dia Atau Diriku (keduanya Rapi Films), Yuki menjadi pemeran utama sinetron Cahaya Gemilang milik Verona Pictures. Di sinetron ini, Yuki dipasangkan dengan Adipati Dolken. Ceritanya sebenarnya cukup komersil, lho. Ada anak yang terpisah, perselingkuhan, dan tentu saja rebutan harta. Toh ratingnya tak begitu bagus. Berakhir secara terburu-buru di episode 12. Setelah itu, Yuki seharusnya membintangi Otomatis Jatuh Cinta, sinetron produksi Screenplay yang diplot tayang di SCTV. Tapi hanya beredar promo dan tak pernah tayang

6. Kutunggu Ibu di Stasiun: The Series (20-31 Agustus)
Melihat FTV-nya mendatangkan share yang cukup baik, Indosiar pun mempercayakan Rapi Films untuk membuat versi serial Kutunggu Ibu di Stasiun (KIDS). Masih berkisah tentang anak-anak kecil yang ditinggal pergi ibunya (Lyra Virna). Ternyata sang ibu mengalami musibah hingga membuatnya amnesia. Akhirnya anak-anak ini harus berjuang sendiri di jalanan untuk bertahan hidup. Tayang mulai H+1 Lebaran, mungkin pecinta sinetron belum ngeh. Apalagi promonya di Indosiar terbilang jarang. Tak heran jika ratingnya di bawah 10. KIDS berakhir di episode 12.

5. Kisah Rama Shinta (26 Maret-6 April)
Evan Sanders, Sandra Dewi, dan Ali Syakieb, masing-masing pernah membintangi sinetron sukses. Namun ketika disatukan, hasilnya tak
sesuai harapan. Padahal cerita sinetron produksi Screenplay ini terbilang unik. Karakter wayang Rama (Ali Syakieb) dan Shinta (Sandra
Dewi), berbaur dengan manusia melalui dalang Arya (Evan Sanders). Jam tayangnya yang dipasang Indosiar sebelum Tutur Tinular versi 2011 yang saat itu masih setia menghuni 10 besar, tak mampu membuat Kisah Rama Shinta bersaing dengan Fathiyah atau Putih Abu-abu yang kala itu sedang bagus-bagusnya. KRS berakhir di episode 10.

4. Abu Nawas dan Paman Jin (27 Agustus-2 September)
Ingat Yuga, karakter anak kecil di sinetron Cinta Fitri? Anbo Ontocheno, diberi kesempatan oleh Screenplay untuk menjadi pemeran utama dalam sinetron fantasi berjudul Abu Nawas dan Paman Jin. Sinetron yang tayang di SCTV ini turut didukung oleh Aming dan Ronny Dozer. Karena share-nya yang kurang baik, sinetron ini hanya bertahan seminggu, membukukan 7 episode.

3. Abay Anak Ajaib (3-10 September)
Dibintangi Akbar Alkatiri, Umay Shahab, dan Adi Bing Slamet, Abay Anak Ajaib adalah sinetron anak dengan selipan religi dan budaya
betawi. Teladan yang baik seperti Abay yang ingin membangun masjid, mewarnai episode sinetron produksi Verona Pictures ini.
Respon penonton yang adem ayem, sampai terlempar dari 10 besar, membuat Indosiar hanya memberi kesempatan seminggu untuk
sinetron ini tayang. Abay berakhir di episode 7.

2. Ajari Aku Karate (8-14 Oktober)
Ada artis cilik baru bernama Zidan yang bernaung di Rapi Films. Kalau ada FTV tearjerker yang dibintangi Zidan, kebanyakan meraih share bagus. Mungkin ini alasan Indosiar mempercayakan Zidan untuk bermain dalam stripping Ajari Aku Karate (AAK), meski sebelumnya kurang berhasil dalam Kutunggu Ibu di Stasiun: The Series. Dalam AAK, Zidan tak terlalu mendominasi, sih. Masih ada konflik dewasanya, diwakili oleh karakter yang dimainkan Tya Ariestya dan Keith Foo. Jarak antara rilis promo dan tayang perdana yang terlalu mepet, dan pemain yang tak terlalu akrab bagi pecinta sinetron, membuat sinetron ini hanya meraih share di kisaran 5. Bertahan cuma sampai episode 7.

1. Layla Majnun (1-5 Oktober)
Pernah sukses dengan sinetron kolosal (secara rating) Tutur Tinular versi 2011, tidak lantas genre serupa mampu mengumpulkan banyak penonton bagi Indosiar. Setelah Kisah Sembilan Wali yang ratingnya kurang memuaskan, masih harus mendapat protes dari umat Hindu di Bali, Indosiar kembali mempercayakan Gentabuana Paramita untuk membuat Layla Majnun. Dilihat dari episode pertama, adegan fighting terbilang meyakinkan. Alurnya pun cepat. Entahlah karena jumlah karakter yang terlalu banyak, atau chemistry Vanessa Angel-Ridwan Ghany yang kurang menggigit, Layla Majnun tak mampu menembus 50 besar. Akhirnya, Layla Majnun hanya tayang 5 hari alias 5 episode.

source: Tabloid Bintang

Mohabbatein Raih Rating Tinggi (Masuk 5 Besar Meski Tayang Siang)

Shahrukh Khan Datang, Mohabbatein Raih Rating Tinggi (Masuk 5 Besar Meski Tayang Siang)

Mohabbatein

SEJAK sebulan sebelum kedatangan Shahrukh Khan ke Jakarta, dua stasiun TV berlomba-lomba menayangkan film India yang dibintangi King of Bollywood itu.

Dua stasiun TV yang paling rajin menayangkan Bollywood, Indosiar dan MNCTV, rajin memutar film SRK yang memang terbukti selalu mendapat rating tinggi meski ditayang berulang kali.

Namun secara rating, MNCTV lebih unggul karena menayangkan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) siang hari.

Sementara Indosiar menayangkan Rabu pukul 22.00 WIB, terlalu malam mengingat durasi film India bisa sampai 5 jam termasuk iklan.

Sabtu (8/12), MNCTV menayangkan Veer Zaara. Pilihan yang tepat mengingat 3 bintangnya; SRK, Preity Zinta dan Rani Mukherjee bermain dalam film ini. Ratingnya cukup bagus, di peringkat 16 dengan TVR 2,6 dan share 20,8 (ALL).

Sorenya, MNCTV menayangkan wawancara eksklusif Up Close and Personal with Shahrukh Khan, menempati posisi 12 dengan TVR 3 dan share 19,2 (ALL).

Minggu (9/12), giliran Mohabbatein yang tayang. Film yang juga dibintangi Amitabh Bachchan dan Aishwarya Rai itu menempati posisi 6 dengan TVR 3,3 dan share 23,5. Itu di segmen ALL, kalau di ABC malah lebih tinggi. Menduduki posisi 4 dengan TVR dan share yang sama.

Padahal, Mohabbatein tayang siang hari dan durasinya 5 jam termasuk iklan, mulai pukul 11.54 WIB dan berakhir pukul 16.54 WIB.

Kira-kira siaran tunda konser SRK di MNCTV nanti bakal meraih rating berapa, ya?

Untuk Info Pertelivisian Lainnya Silahkan Kunjungi : http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik.html